Banyak Negara Siap Gabung BRICS, Menlu India: Aliansi Hal ini Tidak Seperti NATO

JAKARTA – Menteri Luar Negeri India, S. Jaishankar, mengungkapkan sejumlah negara siap bergabung dengan aliansi BRICS . Hal itu diungkapkan ketika berbicara di forum ‘Kebangkitan lalu Peran India di tempat Dunia’ pada London, Inggris.
Jaishankar menegaskan bahwa blok ini menggerakkan negara-negara mengalami perkembangan untuk mendobrak norma-norma yang ada juga memasuki sebuah wilayah keuangan baru tanpa harus bergantung pada dolar Amerika Serikat untuk bertahan hidup.
Menurut beliau aliansi BRICS adalah kelompok yang digunakan sangat beragam dan juga negara-negara tumbuh menganggap blok ini menarik. Kesatuan di keragaman inilah yang dimaksud menyebabkan negara-negara lain tertarik bergabung pada rencana bersatu untuk melakukan dedolarisasi.
“Saya pikir jelas merek pasti melakukan sesuatu yang digunakan benar. Jika begitu banyak negara ingin bergabung dengan BRICS lalu begitu sejumlah negara yang telah terjadi bergabung,” ujarnya.
“Afrika Selatan bergabung, maka keanggotaannya menjadi dua digit. Dan pada tahun 2024, tahun lalu dalam Kazan, kami juga menambahkan mitra dialog, konsep mitra dialog,” kata Jaishankar dikutipkan dari Watcher Guru, Hari Sabtu (8/3/2025).
Lebih lanjut, negara-negara yang dimaksud bukan miliki kedekatan geografis pun ingin bergabung dengan aliansi BRICS.
“Kami adalah pengecualian dari aturan normal pembentukan kelompok. Biasanya negara-negara yang tersebut secara geografis berdekatan satu mirip lain atau memiliki sejarah yang digunakan mirip atau kesamaan etnis atau bahasa, ini biasanya menjadi dasar untuk membentuk sebuah kelompok. Sekarang, aliansi BRICS menentang semua asumsi tersebut. Jadi, aliansi ini tiada seperti Persemakmuran, tidaklah seperti NATO, tiada seperti G7. Ini adalah bukanlah seperti apa pun yang telah terjadi dikonseptualisasikan sebelumnya,” kata dia.






