ASDP: Hampir setengah jt pemukim meninggalkan Bali pada waktu mudik Idul Fitri

Jembrana, Bali – PT ASDP Nusantara Ferry menyebutkan, hampir setengah jt penduduk meninggalkan dari Pulau Bali menuju Jawa ketika mudik Hari Raya Idul Fitri tahun 2025.
Data dari ASDP yang dimaksud diterima dalam Jembrana, Akhir Pekan menyebutkan sebanyak 494.645 penumpang meninggalkan dari Bali lewat Pelabuhan Gilimanuk, Daerah Jembrana menuju Pelabuhan Ketapang, Kota Banyuwangi, Jawa Timur selama periode mudik dari tanggal 21 sampai 31 Maret 2025.
"Secara umum layanan penyeberangan berlangsung lancar, terkendali kemudian minim gangguan jiwa operasional. Hal itu tidaklah terlepas dari kolaborasi dengan institusi terkait," kata Direktur Utama PT. ASDP Tanah Air Ferry Heru Widodo.
Dia mengungkapkan pada memberikan pelayanan penyeberangan pihaknya memprioritaskan aspek keselamatan, kenyamanan dan juga kelancaran bagi seluruh pengguna jasa.
Untuk memantau operasional pelabuhan, pihaknya membuka posko untuk melakukan monitoring real time, evaluasi harian juga meyakinkan tenaga siaga 24 jam.
Salah satu kebijakan yang digunakan berdampak positif, menurut dia, adalah pemesanan tiket daring lewat program Ferizy.
“Sistem tiket daring terbukti sangat membantu pengaturan distribusi kendaraan juga menghindari antrean pada pelabuhan. Kami terus mengimbau warga agar membeli tiket melalui aplikasi mobile Ferizy lalu datang ke pelabuhan sesuai waktu di tiket,” katanya.
Selain pelayanan tiket daring untuk mengendalikan kedatangan pemudik ke pelabuhan, beliau mengatakan, pihaknya juga berupaya memberikan kenyamanan bagi penumpang lewat kegiatan Serunya Mudik Bareng Anak (Semarak).
Menurut dia, acara itu diterapkan di dalam empat pelabuhan utama salah satunya Ketapang juga Gilimanuk yaitu dengan menyediakan ruang bermain kemudian aktivitas interaktif seperti mewarnai, bermain seluncuran, menyusun balok, hingga mendengarkan dongeng dari pendamping terlatih bagi anak-anak.
"Program itu untuk menurunkan kejenuhan anak-anak selama perjalanan serta memberikan suasana yang mana lebih banyak hangat dan juga nyenyak di dalam pelabuhan," katanya.
Selama arus mudik Hari Raya Idul Fitri, Pelabuhan Gilimanuk berubah menjadi tujuan utama pemudik untuk menyeberang ke Jawa.
Untuk melayani pemudik yang dimaksud hendak menyeberang ke Jawa, instansi terkait mulai dari PT. ASDP Indonesia Ferry, Polres Jembrana, Dinas Perhubungan Jembrana hingga BMKG bekerjasama sesuai bidang masing-masing.
Secara umum, walaupun berlangsung antrian kendaraan yang dimaksud lazim terjadi, arus mudik yang lewat Pelabuhan Gilimanuk berjalan aman.
Artikel ini disadur dari ASDP: Hampir setengah juta orang keluar Bali saat mudik Idul Fitri






