KKP juga WWF kolaborasi jaga keberlanjutan hulu-hilir komoditas perikanan

Ibukota – Kementerian Kelautan serta Perikanan (KKP) bersatu World Wildlife Fund (WWF) berkolaborasi untuk menjaga keberlanjutan hulu-hilir produk-produk perikanan, guna memverifikasi kelestarian sumber daya alam serta meningkatkan kualitas dan juga keberlanjutan bidang perikanan di tempat Indonesia.
"KKP melakukan konfirmasi keberlanjutan sumber daya ikan (SDI) dilaksanakan mulai dari hulu-hilir. Bersama World Wildlife Fund (WWF), KKP menyasar peningkatan kesadaran produsen kemudian juga konsumen mengenai pentingnya keberlanjutan SDI," kata Direktur Jenderal Penguasaan Daya Saing Barang Kelautan juga Perikanan (PDSPKP) KKP Budi Sulistiyo di keterangan dalam Jakarta, Minggu.
Dia menyampaikan bahwa kolaborasi KKP dengan WWF telah terjalin pada kurun waktu lima tahun terakhir. Selama periode tersebut, terdapat sebagian kinerja positif yang tersebut sudah pernah ditorehkan seperti lima Unit Pengolahan Ikan (UPI) yang berhasil mengantongi sertifikasi internasional dari Aquaculture Stewardship Council (ASC).
Budi menuturkan bahwa item perikanan Indonesia yang dimaksud tersertifikasi akan memudahkan pada mengakses pangsa internasional lebih lanjut luas serta harganya tambahan kompetitif.
"ASC ini standar internasional untuk perikanan budidaya yang mana berkelanjutan," jelas Budi.
Tak hanya sekali itu, kolaborasi KKP dengan WWF juga menggalakkan kesadaran konsumen terhadap hasil seafood berkelanjutan. Hal ini ditunjukkan dengan survei bahwa 40 persen konsumen sekarang ini tambahan peduli dengan dengan syarat seafood, juga 50 persen konsumen membeli seafood cuma dari sumber yang menerapkan tata kelola yang berkelanjutan.
"Campaign dengan ini menghasilkan kembali lebih besar dari 10 ribu engagement di tempat media sosial dan juga melibatkan 1.700 pengguna perangkat lunak seafood advisor," terang Budi.
Kerja mirip KKP lalu WWF juga meningkatkan kekuatan jejaring perusahaan perikanan dengan adanya 34 konferensi perusahaan yang dimaksud melibatkan buyer retail modern.
Selain itu, sudah pernah diadakan forum industri di dalam Ibukota Indonesia juga Makassar juga telah dilakukan ada 6 lokasi percontohan untuk peningkatan kapasitas SDM.
"KKP-WWF turut mengadvokasi komoditas perikanan Indonesia di tempat forum internasional seperti di area UNOC, Lisnon dan juga Sustainable Seafood Summit, Tokyo," imbuh Budi.
Sebelumnya, Menteri Kelautan juga Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan komitmen Indonesia untuk memanfaatkan sumber daya kelautan dan juga perikanan melalui pendekatan yang digunakan menjunjung tinggi prinsip keberlanjutan lingkungan, keadilan sosial, dan juga pertumbuhan perekonomian yang digunakan inklusif.






