Hidupkan Gajah Purba, Ilmuwan Ciptakan Tikus Berbulu Lebat

LONDON – Sekelompok peneliti di tempat Colossal Laboratories and Biosciences telah lama berhasil menciptakan tikus berbulu makhluk mungil berbulu halus yang mana menghadirkan DNA yang terinspirasi oleh mamut berbulu yang mana telah terjadi lama punah.
Meski mamut sudah pernah menjelajahi Bumi selama 4.000 tahun, sebagian susunan genetik mereka pada masa kini ada pada hewan pengerat berukuran kecil ini, yang menghadirkan kita selangkah lebih tinggi dekat ke konsep “menghidupkan kembali spesies yang mana punah.”
Colossal, sebuah perusahaan bioteknologi yang digunakan berpusat di dalam Dallas, mengawasi upaya untuk menghidupkan kembali spesies yang tersebut punah.
Pada tahun 2021, perusahaan yang disebutkan mengumumkan rencana ambisiusnya untuk menghidupkan kembali mamut berbulu menggunakan teknologi penyuntingan gen yang mana canggih.
Minggu ini, dia mengungkap tonggak penting menyunting tujuh gen pada embrio tikus untuk menciptakan tikus berbulu panjang dan juga tebal dengan komposisi lemak yang digunakan mirip dengan mamut. Adaptasi ini memungkinkan tikus untuk tumbuh biak pada lingkungan dingin, meniru sifat-sifat yang mana membantu raksasa purba bertahan hidup di area lanskap es.
Tujuan utama Colossal adalah memulihkan spesies yang pernah memainkan peran penting di menyeimbangkan habitat yang dimaksud rapuh. Bersama dengan mamut berbulu, mereka juga telah dilakukan menetapkan tujuan untuk menghidupkan kembali burung dodo. Apakah upaya yang disebutkan akan miliki kegunaan ekologis jangka panjang atau konsekuensi yang dimaksud tidaklah diinginkan masih menjadi perdebatan.
Namun, perkembangan terbaru ini membuktikan bahwa kebangkitan genetik bukanlah hanya saja teoritis; itu sedang terjadi.
Sementara perdebatan tentang pemulihan kepunahan terus berlanjut, satu hal yang digunakan tiada dapat disangkal tikus berbulu kecil ini sangat lucu.
- Jarang Diketahui, Ini adalah 7 Fauna Paling Kebal Racun yang tersebut Mengejutkan
- Cari Tahu Pemicu Musnahnya Dinosaurus, Tanda-tanda Kiamat Ditemukan pada Dasar Laut






