Erick Thohir: Mimpi Timnas Indonesia Diterima Piala Planet Bukan Hiperbola

JAKARTA – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa target Timnas Indonesia lolos ke Piala Global tidak sekadar impian kosong. Dalam rapat kerja bersatu Komisi X DPR RI pada Senayan, Rabu (5/3/2025), Erick mengatakan bahwa rencana besar PSSI hingga 2045 disusun secara realistis juga bertahap.
“Maaf, kami dari PSSI tidaklah bermaksud melakukan sebuah mimpi yang dimaksud hiperbola, tetapi ini sesuatu yang mana nyata ada di area depan mata kita,” ujar Erick.
Dalam pemaparannya, Erick menjelaskan bahwa PSSI memiliki tiga fase strategis hingga tahun 2045, yakni: Penguraian (short term), Kestabilan (mid term), kemudian Golden Era (long term).
Salah satu target jangka panjang PSSI adalah mengakibatkan Timnas Indonesia senior ke peringkat ke-45 dunia pada tahun 2045. Selain itu, PSSI juga mencanangkan rencana ambisius di dalam berbagai kategori umur:
Timnas U17: Berhasil ke Piala Planet U17 2031
Timnas U20: Berhasil ke Piala Bumi U20 2033
Timnas Senior: Diterima ke Olimpiade 2036 kemudian Piala Global 2038
Timnas U17 Putri: Berhasil ke Piala Planet U17 2030
Timnas U20 Putri: Melewati ke Piala Global U20 2032
Timnas Senior Putri: Diterima ke Piala Bumi 2035 dan juga Olimpiade 2031
Meski PSSI memiliki peta jalan hingga 2045, target jangka pendek yang menjadi fokus utama ketika ini adalah menyebabkan Timnas Indonesia senior ke Piala Global 2026.
Saat ini, Skuad Garuda yang dilatih Patrick Kluivert berada dalam berjuang pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Planet 2026 zona Asia. Indonesia berada di dalam peringkat ketiga Grup C, pada bawah Negeri Matahari Terbit kemudian Australia.
Dua laga krusial akan menentukan nasib Timnas bulan ini, yakni:
Australia vs Indonesia (20 Maret, tandang)
Indonesia vs Bahrain (25 Maret, kandang)
Jika mampu finis di dalam dua besar grup, Indonesia akan lolos otomatis ke Piala Planet 2026 yang mana akan diselenggarakan di tempat Amerika Serikat, Kanada, kemudian Meksiko. Namun, apabila berada di tempat sikap tiga atau empat, masih ada prospek melalui putaran keempat kualifikasi zona Asia.






